Bukan sekali hatiku terguris
Cuma tak terlihat dari mata kasarmu
Sekali-sekala kesabaranku hilang
Masih mampu ku simpan
Api kemarahan
Mengenangkan perhubungan ini
Terjalin sekian lama
Ku cuba pertahankan
Yang retak tidak relai
Kerna sayangmu
Terlalu melebihi
Oh sanggup ku telan
Kepahitan berbisa
Dari melepaskanmu
Ke tangann insan lain
Oh apa lagi bukti yang kau pinta
Akan ku tunaikan permintaan
Walaupun nyawa jadi taruhan
Ku rela asalkan kasih kita yang
Retak jangan relai
Ku rela asalkan kau lenyapkan
Semua marah mu padaku
Kita siram semula benih cinta
Monday
Retak Jangan Relai - Lyrics
Ramalan Ku Benar Belaka - Lyrics
Hingga ke saat ini
Berbagai persoalan
Tak henti melanda
Buntu... ku memikirkannya
Kau memilih diri ku
Di atas dasar apa
Apakah kerna cinta
Atau... pelepas sepi cuma
Seumpama... dedaunan...
Yang telah gugur bertaburan
Membiarkan... ranting dimamah usang
Apakah semua itu
Akan terjadi pada ku
Andainya benar
Maka tepatlah apa yang diramalkan
Waktu bersama mu
Banyak benar kenangan yang kita ciptakan... bersama
Dan satu darinya... engkau bersyahdu
Bahawa aku takkan kehilangan mu
Susah payah kita... semai benih cinta
Merempuh dugaan akhirnya kau tinggalkan
Susah payah kita... semai benih cinta
Merempuh dugaan... akhirnya kau tinggalkan
Sia-sialah ku bina istana cinta
Andai insan lain... dihati mu... bertakhta
Hingga ke saat ini... ku masih terkenangkan
Saat-saat yang indah... nyata kesudahan aku parah
Bukalah Hati Mu
Salam kasih masa silam
Bukan hanya sementara
Bergetaran sampai kini
Masih terasa asyiknya
Ku pinta
Ketulusanmu
Tanpa keraguan
2
Bila malam ku termimpi
Kalimah sendu terhenti
Bila siang ku mencarimu
Hakikat cinta nan suci
Lafazlah walau sepatah
Lafaz cintamu
3
Bukalah hatimu
Agar bisaku menatapi
Rahsia kalimahmu
Yang penuh dengan madahnya
Salahkah andai ku memuja
Keindahan milikmu
4
Apakah bezanya kita
Di dunia yang fana
Jika sudi katakan sudi
Tidak ku ternanti-nanti
Lafazlah semahu hatimu
Pastiku rela
( ulang 2 & 3 )
Kasih diumpama
Sekurun hujan di lautan
Tak mungkin kan tawar rinduku
Pada dirimu
( ulang 4 )
Berapinya Rindu - Lyrics
Resah ini
Semaikn menghimpit diri
Makin ku diam
Makin mencengkam
Rindu ini
Dari dulu hingga kini
Masih menjadi
Masih berapi
Katamu sepi itu indah
Seindah cinta kita
Bagi ku suatu penyiksaan
Yang payah digambarkan
Berapinya rindu
Jiwa tak menentu
Hanya tuhan yang tahu
Andai ku punya sayap
Pasti aku kesana
Bercanda denganmu
Moga hilang resah yang mencengkam
Resah ini
Bilakah kan reda
Tak tertahan lagi
Rindu berapi
Friday
Akulah Teduhan Mu - Lyrics
Selagi ada
Hayatku dikandung badan
Hanay dirimu
Yang teramat ku kasihi
Kerna bagiku kini
Kaulah segalanya
Ku kira kau begitu jua
Tapi mengapa
Terkadang kau menyisihkan
Sedangkan kita
Saling sayang menyayangi
Tiada ku terniat
Untuk melukai
Maafkan andainya salahku
Oh sukar benar menyakinkan
Cinta yang tulus dan suci
Padamu yang ku kasihi
Oh apalah lagi disangsikan
Cintaku sebenar cinta
Walaupun kau kedaifan
Tidak pernah ku menyesali
Walau sekelumit di hatiku
Tanpamu siapalah aku
Yang melahirkan rindu
Kaulah kekasihku selamanya
Ku teduhanmu