Google
 
Showing posts with label umbrella. Show all posts
Showing posts with label umbrella. Show all posts

Monday

Retak Jangan Relai - Lyrics





Bukan sekali hatiku terguris
Cuma tak terlihat dari mata kasarmu

Sekali-sekala kesabaranku hilang
Masih mampu ku simpan
Api kemarahan

Mengenangkan perhubungan ini
Terjalin sekian lama
Ku cuba pertahankan
Yang retak tidak relai
Kerna sayangmu
Terlalu melebihi

Oh sanggup ku telan
Kepahitan berbisa
Dari melepaskanmu
Ke tangann insan lain
Oh apa lagi bukti yang kau pinta
Akan ku tunaikan permintaan
Walaupun nyawa jadi taruhan
Ku rela asalkan kasih kita yang
Retak jangan relai

Ku rela asalkan kau lenyapkan
Semua marah mu padaku
Kita siram semula benih cinta

Ramalan Ku Benar Belaka - Lyrics




Hingga ke saat ini
Berbagai persoalan
Tak henti melanda
Buntu... ku memikirkannya

Kau memilih diri ku
Di atas dasar apa
Apakah kerna cinta
Atau... pelepas sepi cuma

Seumpama... dedaunan...
Yang telah gugur bertaburan
Membiarkan... ranting dimamah usang

Apakah semua itu
Akan terjadi pada ku
Andainya benar
Maka tepatlah apa yang diramalkan

Waktu bersama mu
Banyak benar kenangan yang kita ciptakan... bersama
Dan satu darinya... engkau bersyahdu
Bahawa aku takkan kehilangan mu
Susah payah kita... semai benih cinta
Merempuh dugaan akhirnya kau tinggalkan
Susah payah kita... semai benih cinta
Merempuh dugaan... akhirnya kau tinggalkan
Sia-sialah ku bina istana cinta
Andai insan lain... dihati mu... bertakhta
Hingga ke saat ini... ku masih terkenangkan
Saat-saat yang indah... nyata kesudahan aku parah

Bukalah Hati Mu




Salam kasih masa silam
Bukan hanya sementara
Bergetaran sampai kini
Masih terasa asyiknya
Ku pinta
Ketulusanmu
Tanpa keraguan

2
Bila malam ku termimpi
Kalimah sendu terhenti
Bila siang ku mencarimu
Hakikat cinta nan suci
Lafazlah walau sepatah
Lafaz cintamu

3
Bukalah hatimu
Agar bisaku menatapi
Rahsia kalimahmu
Yang penuh dengan madahnya
Salahkah andai ku memuja
Keindahan milikmu

4
Apakah bezanya kita
Di dunia yang fana
Jika sudi katakan sudi
Tidak ku ternanti-nanti
Lafazlah semahu hatimu
Pastiku rela

( ulang 2 & 3 )

Kasih diumpama
Sekurun hujan di lautan
Tak mungkin kan tawar rinduku
Pada dirimu

( ulang 4 )

Berapinya Rindu - Lyrics




Resah ini
Semaikn menghimpit diri
Makin ku diam
Makin mencengkam

Rindu ini
Dari dulu hingga kini
Masih menjadi
Masih berapi

Katamu sepi itu indah
Seindah cinta kita
Bagi ku suatu penyiksaan
Yang payah digambarkan

Berapinya rindu
Jiwa tak menentu
Hanya tuhan yang tahu
Andai ku punya sayap
Pasti aku kesana
Bercanda denganmu
Moga hilang resah yang mencengkam

Resah ini
Bilakah kan reda
Tak tertahan lagi
Rindu berapi

Friday

Akulah Teduhan Mu - Lyrics




Selagi ada
Hayatku dikandung badan
Hanay dirimu
Yang teramat ku kasihi
Kerna bagiku kini
Kaulah segalanya
Ku kira kau begitu jua

Tapi mengapa
Terkadang kau menyisihkan
Sedangkan kita
Saling sayang menyayangi
Tiada ku terniat
Untuk melukai
Maafkan andainya salahku

Oh sukar benar menyakinkan
Cinta yang tulus dan suci
Padamu yang ku kasihi
Oh apalah lagi disangsikan
Cintaku sebenar cinta
Walaupun kau kedaifan

Tidak pernah ku menyesali
Walau sekelumit di hatiku
Tanpamu siapalah aku
Yang melahirkan rindu
Kaulah kekasihku selamanya
Ku teduhanmu